PT Sele Raya Belida Sukses Produksikan Sumur SAS-2 1500 Barel Oil Per Day (BOPD)
Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengumumkan percepatan produksi dari sumur eksplorasi Sungai Anggur Selatan-2 (SAS-2) yang dikelola oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) PT Sele Raya Belida.
Sumur SAS-2 resmi mulai berproduksi (onstream) pada 28 November 2025, lebih cepat tiga hari dari target awal yang ditetapkan pada 1 Desember 2025.
Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, melaporkan bahwa sumur ini saat ini berproduksi stabil pada tingkat 1.500 barel minyak per hari (BOPD) dan 1,5 MMSCFD gas.
Meskipun hasil uji produksi menunjukkan potensi hingga 4.000 BOPD, SKK Migas menetapkan tingkat produksi optimal sebesar 1.500 BOPD untuk menjaga keberlanjutan sumur.
“Produksi ditetapkan pada tingkat optimal guna menghindari risiko water coning dan potensi sumbatan pada lubang perforasi, sehingga umur produksi sumur dapat lebih panjang,” ujar Djoko Siswanto.
Percepatan onstream ini didukung oleh efisiensi tinggi dalam proses perizinan dan pembangunan fasilitas. Beberapa faktor utama yang mendorong percepatan tersebut antara lain:
- Percepatan Persetujuan Selesai Eksplorasi (PSE)
- Percepatan pembangunan instalasi fasilitas produksi
- Persetujuan UKL-UPL dalam waktu 2 minggu
- Persetujuan Plan of Development (POD) Tahap I dalam 2 minggu
Efisiensi ini memungkinkan monetisasi sumur dilakukan lebih cepat, sehingga dapat segera memberikan kontribusi terhadap peningkatan produksi Lapangan SAS.
Ke depan, pengembangan Lapangan SAS akan difokuskan pada konsep Synrift Play yang berasal dari Formasi Talang Akar, sebagai bagian dari upaya membuka potensi cadangan tambahan.
SKK Migas juga merencanakan pemboran lanjutan pada tahun 2026 dan optimistis Lapangan SAS akan terus memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung target produksi migas nasional.
Latest News
Berita
14 Apr 2026